Oleh: zakiy | Sabtu, 3 Januari 2009

Xammp 1.7.0 Error

Pernah kena masalah begini waktu njalanin xampplite 1.7.0 di XP sp2

apache.exe: Syntax error on line 477 of E:/xampplite/apache/conf/httpd.conf: Syn
tax error on line 7 of E:/xampplite/apache/conf/extra/httpd-xampp.conf: Cannot l
oad E:/xampplite/apache/bin/php5apache2_2.dll into server: The specified module
could not be found.

#ScriptAlias /php/ "E:/xampplite/php/"
#Action application/x-httpd-php "/php/php-cgi.exe"
LoadModule php5_module "E:/xampplite/apache/bin/php5apache2_2.dll" # <-- baris ke-7
AddType application/x-httpd-php-source .phps
AddType application/x-httpd-php .php .php5 .php4 .php3 .phtml

Solusinya, cari berkas konfigurasi apachenya (saya asumsikan Anda memasangnya di drive E:\xampplite\)
maka berkasnya ada di E:/xampplite/apache/conf/extra/httpd-xampp.conf, cari baris ke-7 yang seperti ini:

LoadModule php5_module "E:/xampplite/apache/bin/php5apache2_2.dll"

lalu ubahlah menjadi

LoadModule php5_module "E:/xampplite/apache/bin/php5apache2_2_filter.dll"

tapi biasanya akan muncul error seperti ini

This application has failed to start because MSVCR71.dll was not found. Re-installing the application may fix this problem.

ternyata si php5apache2_2_filter.dll tadi butuh berkas yang gak ada di sistem windowsku, setelah tanya gugel tentang berkas msvcr71.dll tadi, ditunjukin di http://www.dll-files.com/dllindex/dll-files.shtml?msvcr71

ambil trus ekstrak berkasnya, taruh di c:\windows\system\msvcr71.dll.

Coba panggil ulang apache_start.bat. Siip, punyaku dah bisa, punyamu pasti belum bisa :p

btw, sori kodenya keliatan kayak semut, maklum css stylenya gak bisa aku ubah, kalo pake Fireefox zoom aja pk Ctrl+(kontrol dan tanda tambah), kalo pake IE cari di menu view, aku lupa tepatnya, sori..

Karena laptopku menggunakan lithium-ion, maka aku mencari informasi yang benar tentang jenis baterai ini dan bagaimana memeliharanya, sejauh yang saya dapatkan, informasi di Internet(utamanya yang berbahasa Indonesia) tentang memelihara baterai jenis ini selalu simpang siur.

Lithium-ion tidak mempunyai memory

Lithium-ion is a low maintenance battery, an advantage that most other chemistries cannot claim. There is no memory and no scheduled cycling is required to prolong the battery’s life. In addition, the self-discharge is less than half compared to nickel-cadmium, making lithium-ion well suited for modern fuel gauge applications. lithium-ion cells cause little harm when disposed.

So here’s the link, a neat do and don’t tips you have to know about batteries :D

http://www.batteryuniversity.com/partone-21.htm

And how to calibrate lithium-ion battery gauge, since my laptop is Compaq, so I picked this one

http://h10025.www1.hp.com/ewfrf/wc/document?lc=en&cc=us&dlc=en&docname=c00817650#N395

Oleh: zakiy | Rabu, 12 Maret 2008

Si mut pergi lagi

Doh, seharian ini rasanya kok hampa banget ya, pengennya ngerjain skrip PHP yang numpuk, ngeliat kode-kodenya aja sudah males. Gak jarang sih begini, biasanya kalo malem dah capek ngutak-atik kode ini itu, paginya jadi gak mut, pengennya bales dendam, tidur seharian, he he he. Tadi pagi lumayan sih bisa nambah tidur sebentar, tapi kok malah si mut pergi gak bilang-bilang. Sampe sekarang juga lagi nungguin si mut balik pulang. Doh, mut mut, where de heck are you?

♫ Balikin, o o balikin, mut gue yang.. ♫

Haah, malah tambah gak asyik, let’s see what we can do in this cold senyap nite. E, counting the stars, spotting any komet nyasar, nggodain my sleeping little kitty, writing this dummy post. I think I’m doing the last one, yea, I’m really sure I’m doing it :-S.

Ah I think I need something to heat up my head, du yu hEv eni sukjescien?

Oleh: zakiy | Senin, 3 Maret 2008

Mini Opera di Linux

Hmm, sudah lama sih saya memanfaatkan emulator MIDP 2.0 ini di Linux sekedar untuk bisa berselancar di dunia maya dengan biaya dan koneksi yang terbatas.

Ini adalah cuplikan-cuplikan Mini Opera yang aku jalankan lewat Java Wireless Toolkit di Linuxku:

Opera Mini dalam emulator Mini Opera 4 dalam mode full screen

Sun Java Wireless Toolkit(WTK) adalah perangkat lunak untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi MIDP yang berjalan di ponsel atau PDA umumnya. Meski diperuntukkan bagi pengembangan perangkat lunak mobile, kita pun bisa memanfaatkannya untuk kepentingan lain seperti mencoba game java hasil unduhannya di Internet, atau aplikasi java lainnya, seperti apa yang saya lakukan dengan Mini Opera di atas.

Anda bisa mengunduhnya di situs pengembangnyahttp://Java.sun.com. Aplikasi ini mensyaratkan adanya Java Runtime Environment(JRE) dan Java SDK telah terinstal di sistem Anda(Anda pun bisa mengunduhnya di situs Sun tadi). Aplikasi-aplikasi ini tersedia baik untuk Linux maupun Windows. Yang terakhir adalah aplikasi java itu sendiri, dalam hal ini Mini Opera, Anda bisa mencarinya di situs Opera, dan usahakan untuk mengambil versi generiknya, bukan vendor spesifik. Oh ya, Anda perlu mengunduh aplikasi javanya(berekstensi .jar) dan descriptornya(berekstensi .jad).

Langkah penginstalan program dimulai dengan memasang JRE terlebih dahulu, kemudian Java SDK dan yang terakhir WTK.

Bila Anda pengguna Linux, JRE umumnya telah disertakan dalam CD installer distro Anda, sedangkan Java SDK umumnya ada pada CD development(itu pun bila Anda memilikinya, bila tidak, Anda bisa mengunduhnya baik dari situs distro Linux kesayangan Anda atau dari situs Sun langsung). Ketika menginsal aplikasi-aplikasi ini Anda diharuskan menjadi root. Detil instalasi saya rasa tidak perlu dibahas karena Anda cukup mengikuti petunjuk instalasinya di layar kok. Dan bila Anda menginstalnya secara berurutan seperti yang saya sarankan, mereka akan mendeteksi aplikasi yang mereka butuhkan, Anda hanya perlu menentukan di mana Anda ingin meletakkannya saja.

Bila Anda adalah pemakai Windows, Anda hanya butuh jurus menunggu dan mengklik tombol next yang muncul untuk menginstal aplikasi-aplikasi ini, mudah bukan :D . Dan jangan lupa untuk menginstalnya secara berurutan.

Bagi pengguna Linux, Anda tinggal memanggil emulator WTK tadi disertai opsi dan path tempat opera mini berada. Asumsikan WTK berada di /opt/wtk, dan Mini Opera Anda letakkan di /home/penguin/opera/ maka Anda hanya perlu memanggil $/opt/wtk/bin/emulator -Xdescriptor:/home/penguin/opera/opera-mini.3.x.x.jad melalui console. Pastikan bahwa pengguna yang bersangkutan mempunyai izin untuk mengakses /opt/wtk/bin/.

Bagi pengguna Windows, buka start menu dan cari folder WTK yang berhasil Anda instal tadi, dan panggil Run MIDP(maaf bila menu ini tidak ada, saya rada lupa soalnya, silahkan cari menu dengan makna yang mirip disana, ha ha ha), dan arahkan menuju folder di mana Anda meletakkan Mini Opera Anda.

Loading aplikasi java agak berat, apalagi bila Anda menggunakan memori kecil, 256MB saya rasa cukup tapi mungkin tidak bila Anda memiliki ukuran di bawah itu.

Bila telah tampil Anda tinggal memanfaatkan tombol F1 dan F2 sebagai tombol navigasi utamanya. Tema perangkat keras(ponsel) dalam WTK ada 3 buah, yang dalam cuplikan di atas adalah QwertyDevice, tema perangkat yang paling besar, secara default Anda akan mendapati DefultColorPhone, tema yang lain adalah DefaltGrayPhone. Untuk mengganti tema-tema perangkat ini Anda bisa menggantinya melalui /opt/wtk/bin/prefs.

Selamat mencoba.

Oleh: zakiy | Selasa, 19 Februari 2008

Aplikasi-aplikasi Favoritku (di Linux)

Quanta Plus

Aplikasi untuk membuat web, atau scripting lainnya. Beberapa kelebihanya antara lain:

  • Mendukung berbagai macam highlight bahasa, PHP, Ruby, C/C++, HTML, CSS, Python, Java dan seterusnya, terserah apa yang ada dibenakmu :D
  • Punya Code Folding, seingatku tidak banyak editor yang bisa menyediakan fitur semacam ini, kecuali editor sebangsa eclipse(yang berat itu)
  • Line numbering, terakhir kali mencoba eclipse(kalau tidak salah masih versi 3.2.1, itu PDT sih), belum mampu mendukung dynamic line numbering bersamaan dengan dynamic word wrapping
  • Mendukung project manajemen, jadi mudah meski banyak proyek berlainan tidak tumpang tindih
  • Pluggable, menyediakan mekanisme fungsi tambahan lewat plugin, seperti plugin subversion (lewat KDE_SVN, sejujurnya saya juga belum eksplorasi lebih lewat Quanta, masih lebih suka lewat konsol biasa, lebih afdol :)

Minusnya, lumayan sering crash bila autocomplete-nya diaktifkan dan kode PHP+HTMLku cukup rumit :(

Yakuake

Konsole keren di KDE, katanya mirip terminal emulator di game Quake, seingatku tidak pernah ada panel atau terminal sebangsanya waktu aku main game itu, CMIIW.

Fungsi dan kemampuan tidak jauh beda dengan konsole(terminal milik KDE), bahkan settingan konsole bisa digunakan di Yakuake ini.
Selain itu, terminal ini tidak memakan tempat di taskbar, karena bisa bersembunyi ke bagian atas desktop, dan bisa dipanggil sewaktu-waktu lewat kombinasi shorcut keyboard pilihan kita.

XMMS

Whaa, ini dia, dunia tidak ramai kalau tidak ada aplikasi yang satu ini. Iya, iya..aku dengar itu, meski kuno aplikasi ini performa dengan kualitas suaranya paling bisa diandalkan di Linux.

Equalizernya berjalan baik, kecuali pada file-file ogg, equalizernya tidak berfungsi sama sekali, haa, aneh juga, entah kenapa bisa begitu :( .

Hal yang paling menarik adalah adanya plugin crossfade, telingaku sakit kalau tidak ada plugin yang satu ini, masuk perlahan dan selesai perlahan, halus di telinga, coba di player lain, click yang mengganggu itu yang ada :)

Pidgin

Media chat yang satu selalu aku pakai buat komunikasi antar temen jauh, bisa berbagai macam protokol dan mudah digunakan. Tapi sayang, tidak semua protokol didukung dengan maksimal.

Perambah, pilih yang mana ya, Firefox, Konqueror atau Seamonkey?

Secara umum ketiga-tiganya saling melengkapi. Firefox menarik karena dukungan bagi pengembangan web bisa dikatakan paling lengkap diantara perambah-perambah yang ada. Mulai dari theme, berbagai macam ekstensi, baik untuk menambah fungsionalitasnya seperti RSS reader, downloader, torrent, juga ekstensi pengembangan web, seperti LiveHTTPHeader, Firebug, Web Development, dan lain sebagainya. Hal yang sering saya banggakan dengan perambah satu ini adalah kemampuannya untuk menampilkan kode sumber HTML yang terhighlight dan dengan bantuan ekstensi terstentu saya bisa mendeteksi kesalahan HTML/CSS/Javascript dengan cepat.
Tapi ada masalah kecil yang terasa cukup menggangguku, Firefox selalu memakai bandwidthku secara diam-diam ketika aku terkoneksi ke internet, dengan netstat aku mendapatkan alamat ini 216.239.51.91(salah satu dari server google), entah update apa yang dilakukannya.

Konqueror lebih berdaya guna karena multifungsi, bisa sebagai perambah juga bisa sebagai pengelola berkas, penampil gambar secara internal, dan sebagainya, meski dalam waktu dekat perambah ini hanya akan dijagokan sebagai perambah saja, fungsi manajemen berkas akan digantikan oleh adiknya dolphin. Hal yang kurang saya senangi dengan perambah satu ini adalah lambatnya pemanggilan editor penampil teks bila saya ingin melihat kode sumber HTML yang sedang saya kerjakan.

Seamonkey, browser ini dulunya bernama netscape navigator, karena alasan terntentu akhirnya berubah nama menjadi seamonkey. Sebenarnya seamonkey sendiri adalah nama paket aplikasi yang terdiri dari browser, chat dan e-mail milik Mozilla Foundation, pemilik Firefox juga.
Perbedaannya dengan Firefox adalah, perambah ini terasa lebih cepat dari pada Firefox ketika memuat halaman web, tapi mungkin juga hal ini disebabkan karena Firefox yang saya gunakan lumayan penuh dengan plugin tambahan. Hal yang menyenangkan adalah perambah ini tidak melakukan pencurian bandwidth seperti apa yang Firefox lakukan.
Penampil kode sumbernya pun tidak jauh berbeda dengan Firefox. Tetapi dalam distribusi openSUSE yang saya gunakan, penampil teks milik seamonkey ini ternyata ada dalam paket rpm terpisah dari perambahnya, yaitu paket seamonkey-dom-inspector.

Sepertinya saya akan pilih ketiganya-tiganya :D .

GIMP

Ini dia pengganti Photosup. Secara umum fasilitas yang dibutuhkan untuk membuat atau memanipulasi gambar sudah lengkap, hanya saja mungkin antarmukanya yang terasa kurang intuitif. Tapi bukan berarti aplikasi ini tak layak pakai lho, buktinya beberapa templat web dan gambar yang aku buat hasil manipulasi aplikasi ini. Awal-awalnya memang agak terasa susah menggunakannya, tetapi lambat laun sudah bukan masalah lagi.
Yang paling penting dalam memakai GIMP adalah kemampuan menggambar(memanipulasi) yang baik, paham akan warna, tahu akan kenapa(selecting, cutting, layering, masking, dst), dan hasilnya tidak akan jauh dari harapan Anda.

Inkscape

kucing yang aku gambar dengan inkscape
Hmm, ini dia jagoan baru saya. Aplikasi ini sangat mudah digunakan untuk membuat gambar vector, tidak kalah dengan freehand(saya malah tidak begitu lancar pakai aplikasi satu itu, jarang pegang mungkin ya). Salah satu hasilnya adalah catto, kucing biru hasil contekan gambar di suatu majalah anime jepang (**iya maaf, saya belum paham benar bagaimana menggambar anatomi tubuh kucing dengan baik soalnya :( **)

Ya, mungkin itu aja ya, kalau Anda ada masukan silahkan saja :D
NB: Kalau Anda ingin mendapatkan aplikasi yang sama, Anda bisa mencoba mencari lewat rpm find atau pbone.

Oleh: zakiy | Jumat, 15 Februari 2008

Blokkal, aplikasi untuk blogging

“Tes tes, oke, akhirnya hari ini nyoba blokkal, dan posting ini merupakan salah satu bukti menulis blog bisa dilakukan cuman bermodal HP butut, koneksi GPRS yang pas-pasan dan sedikit kesabaran )”

Blokkal adalah aplikasi berbasis KDE, dan sejak versinya yang ke 0.0.4 telah resmi menjadi bagian dari aplikasi-aplikasi KDE. O ya, versi yang saya gunakan masih versi 0.0.3, aku dapat dari pbone.net, tapi rasanya sudah bisa bekerja dengan baik :) .

Aplikasi ini mendukung berbagai macam protokol blog, seperti; Blogger API versi 1.0, LiveJournal di LiveJournal.com, MetaWeblog API, dan Movable Type API( wordpress termasuk jenis ini), dan protokol lainnya lewat mekanisme penambahan plugin protokol.

Menggunakan aplikasi cukup mudah kok, Anda hanya perlu membuat akun menuju blog kesayangan Anda. Beberapa alamat blog yang berbeda pun tidak masalah bila Anda memang benar-benar seorang maniak blog. Cukup pilih menu Settings, kemudian Configure Blokkal, nah di sana kita bisa membuat akun blog. Didalamnya kita hanya akan ditanya alamat server dimana blog kita berada, kalau Anda pengguna blog wordpress gratisan seperti saya, sudah tersedia pilihan wordpress.com dan tinggal mengisi kolom username dan account. Pada kolom username bisa Anda isi dengan identitas yang Anda gunakan ketika login di wordpress.com, dan untuk kolom account isilah dengan identitas_anda_tadi@wordpress.com.

Bagi Anda yang memasang blog pada domain selain itu, misal domain Anda sendiri, bisa mengisi kolom Server Name dengan alamat di mana blog tersebut berada, misal alamat blog Anda adalah www.penguin.web.id/blog, maka isikanlah alamat tersebut, kemudian pada kolom di bawahnya Anda diminta untuk memasukkan alamat file XMLRPC yang digunakan blokkal untuk berkomunikasi dengan blog Anda, bila Anda memasang wordpress, maka akan tampak seperti ini http://www.penguin.web.id/blog/xmlrpc.php.

Nah, bila akun Anda sudah jadi, maka akun-akun tersebut akan tampak pada halaman depan blokkal. Anda bisa mencobanya dengan memilih akun tersebut, klik kanan dan pilih connect. Kemudian Anda akan ditanya kata sandi akun milik Anda tadi. Bila semuanya berjalan lancar maka Anda akan terhubung dengan blog kesayangan Anda di dunia maya sana.

Kemudian, setelah Anda terhubung, Anda bisa langsung menulis sebuah posting, atau menampilkan tulisan-tulisan sebelumnya telah terpampang di blog Anda untuk disunting ulang.

Kemudahan lainnya adalah, Anda bisa menulis tanpa harus selalu terkoneksi dengan blog Anda. Hal ini berlaku bagi Anda yang tidak selalu terpapar koneksi internet seharian tetapi punya banyak bahan yang ingin ditulis di kepala, seperti bila Anda adalah petugas lapangan yang jauh dari ketersediaan koneksi internet, atau orang yang kurang beruntung yang hanya punya koneksi lewat telkomnet instan yang lambat itu, atau orang macam saya yang hanya punya ponsel butut sebagai modem GPRSnya :) .

Selain membantu Anda menghemat bandwidth, dengan aplikasi ini Anda bisa lebih mudah menyusun tulisan berupa draft atau tulisan lengkap sekalipun, lengkap dengan pilihan daftar kategori-kategori yang ada di blog Anda, dan bisa disimpan sebagai file lokal yang siap diposting kapan saja.

Bila Anda tertarik dengan aplikasi ini Anda bisa mendapatkannya di repository distro Linux kesayangan Anda(psst.. karena sepertinya sedang dalam pengembangan yang internsif), atau bila Anda lebih suka mengkompilasinya sendiri Anda bisa mendapatkannya di http://blokkal.sourceforge.net.

Dan happy blokkaling :)

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.